Kenali Maria Montessori (2)

Teori Montessori

Banyak ide Montessori yang sangat mendasar bagi cara kita berpikir tentang anak usia dini saat ini sehingga kita menerimanya sebagai suatu kebenaran. Namun pada tahun 1907, ketika Dr. Montessori membuka sekolah pertamanya, perabot dan alat-alat seukuran anak-anak dan gagasan anak-anak bekerja secara mandiri dianggap radikal. Penelitiannya tentang anak usia dini dan apa yang mereka perlu pelajari telah secara fundamental menginspirasi cara berpikir para pendidik generasi awal tentang anak-anak. Karyanya memberikan landasan bagi para teoretisi setelahnya seperti Piaget dan Vygotsky. Banyak gagasan yang disusung oleh orang-orang yang mengabdi dalam bidang pendidikan anak usia dini saat ini dapat ditelusuri jejaknya dari Montessori.

Teori Montessori tentang anak-anak telah mempengaruhi struktur semua program anak usia dini saat ini.

 

Di Amerika Serikat, beberapa program anak usia dini menyebut diri mereka sebagai program “Montessori”. Karena ada sekolah Montessori dan materi Montessori, pendidik dan orang lain terkadang lupa untuk membedakan antara warisan ide-ide Dr. Montessori tentang anak-anak dan pembelajaran dengan program-program Montessori yang lebih bersifat khusus. Ada berbagai perbedaan di antara program-program ini – sebagian dari mereka sangat memegang teguh prinsip-prinsip Montessori, dan beberapa dari mereka sama sekali tidak memenuhi standar Montessori. Penting untuk dipahami bahwa teori-teori Montessori tentang anak-anak telah mempengaruhi struktur semua program anak usia dini saat ini, bukan hanya program yang menyebut diri mereka sebagai program “Montessori”. Teorinya penting bagi guru-guru anak usia dini, tidak peduli apapun program yang mereka kerjakan.

Lingkungan yang Berpusat pada Anak

Montessori mengakui bahwa penekanan dia terhadap aspek persiapan lingkungan mungkin menjadi karakteristik utama yang digunakan orang lain untuk mengidentifikasi metodenya. Dia percaya bahwa “lingkungan” tidak hanya mencakup ruang yang digunakan oleh anak-anak dan perabotan dan bahan-bahan yang ada di dalam ruang itu, tetapi juga mencakup orang dewasa dan anak-anak yang berbagi hari-hari mereka satu sama lain di sana. Montessori percaya bahwa anak-anak belajar bahasa dan keterampilan hidup penting lainnya, tanpa upaya sadar, dari lingkungan tempat mereka menghabiskan waktunya. Karena alasan itulah, dia berpikir bahwa lingkungan untuk anak-anak harus dibuat indah dan teratur sehingga anak-anak dapat belajar keteraturan dari lingkungan itu. Dia percaya bahwa cara terbaik bagi anak-anak untuk belajar adalah melalui pengalaman panca indra. Dia berpikir bahwa guru memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemandangan indah, tekstur, suara, dan bau untuk anak-anak. Dia juga percaya bahwa bagian dari pengalaman indrawi untuk anak-anak adalah memiliki alat dan peralatan yang sesuai dengan tangan mereka yang kecil dan meja dan kursi yang sesuai dengan tubuh kecil mereka. Lingkungan dan sarana bermain yang indah, tertib, seukuran anak-anak merupakan bagian dari warisan Montessori.

Kebanyakan program anak usia dini di negara kita sudah memiliki perabot, perlengkapan, dan peralatan bagi anak-anak. Apa lagi yang bisa seorang guru pelajari dari pemahaman Montessori ihwal lingkungan yang baik untuk anak-anak? Montessori berpendapat bahwa guru-guru anak usia dini harus:

  • menyediakan alat-alat yang berfungsi dengan baik (pisau yang tajam, gunting yang bagus, perkakas kayu dan alat-alat pembersih)
  • menjaga agar materi dan peralatan tetap dapat diakses oleh anak-anak, tetap terorganisasi sehingga mereka dapat menemukan dan menyimpan apa yang mereka butuhkan
  • menciptakan keindahan dan ketertiban di dalam kelas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: